Awal Cerita kuliah di Teknik Industri Universitas
Ma Chung
Kuliah menjadi suatu pilihan
penting dalam hidup. Selepas SMA kita kadang masih bingung, abis lulus mau ngapain
ya?
Sebagian ada yang memilih untuk
langsung bekerja, karena keterbatasan kondisi ekonomi. Sebagian kecil yang
malah ada yang langsung nikah. Nah biasanya opsi yang paling umum adalah
kuliah. Permasalahannya masih banyak yang bingung dengan memilih untuk kuliah.
Kuliah dimana? Mau ambil jurusan
apa?
Pertanyaan itu adalah pertanyaan
yang lazim bagi anak SMA ketika akan lulus. Kali ini saya akan bercerita
mengenai pilihan saya berkuliah di Teknik Industri Universitas Ma Chung.
Awal memilih jurusan saya merasa
ragu-ragu antara akuntansi atau teknik. Saya sering melihat iklan lowongan
kerja di koran jurusan akuntansi paling sering dicari. Atas dasar itulah saya
juga mempertimbangkan pilihan berkuliah di jurusan akuntansi. Namun disisi lain
saya juga ragu-ragu, karena saya menyadari bahwa saya tidak terlalu memahami
dasar akuntansi.
Pilihan yang lain adalah
berkuliah dengan jurusan teknik. Alasannya memilih jurusan teknik sangat
sederhana, karena jurusan saat saya SMA adalah IPA. Saya sangat menyukai
pelajaran fisika, kimia, dan matematika, namun tidak terlalu menyukai biologi. Hehehe.......
:-D
Pada akhirnya saya mantap memilih
kuliah di jurusan teknik. Pilihan pertama untuk kuliah adalah kuliah di jurusan
teknik mesin. Kedua adalah teknik perminyakan, dan yang ketiga adalah teknik
perkapalan. Semua jurusan itu adalah jurusan yang saya pilih untuk berkuliah di
perguruan tinggi negeri, melalui SNMPTN jalur undangan.
Sebelum mendapat jalur undangan,
saya sebenarnya telah diterima di Teknik Industri Universitas Ma Chung. Terlebih
lagi mendapat Beasiswa penuh. Tawaran yang sangat menggiurkan ya kan. Kalau dapat
beasiswa penuh, saya hanya perlu mengeluarkan sedikit biaya untuk kuliah di
Universitas Ma Chung. Sudah dapat pendidikan berkualitas, biaya kuliah yang
terjangkau, dan dekat dengan rumah (gak capek buat bolak-balik kampus). Kebetulan
SNMPTN jalur undangan yang saya pilih ditolak semua. Pilihan PTN yang saya
pilih adalah ITB dan ITS. Karena ditolak, maka saya memilih berkuliah di Teknik
Industri Universitas Ma Chung.
Kesan pertama masuk Universitas
Ma Chung itu proses perkuliahannya menggunakan peralatan IT yang canggih. Selain
itu belajar bahasa mandarin selama 1 tahun itu wajib, kesan yang didapatkan adalah
mahasiswanya jadi mahir berbahasa mandarin.
Nah itulah yang menjadi awal berkuliah di Teknik Industri Universitas Ma
Chung.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan Tinggalkan Saran dan Kritik Anda, Terima Kasih.