Selasa, 06 Oktober 2015

Awal Cerita Kuliah di Teknik Industri Universitas Ma Chung

Awal Cerita kuliah di Teknik Industri Universitas Ma Chung

Kuliah menjadi suatu pilihan penting dalam hidup. Selepas SMA kita kadang masih bingung, abis lulus mau ngapain ya?

Sebagian ada yang memilih untuk langsung bekerja, karena keterbatasan kondisi ekonomi. Sebagian kecil yang malah ada yang langsung nikah. Nah biasanya opsi yang paling umum adalah kuliah. Permasalahannya masih banyak yang bingung dengan memilih untuk kuliah.

Kuliah dimana? Mau ambil jurusan apa?

Pertanyaan itu adalah pertanyaan yang lazim bagi anak SMA ketika akan lulus. Kali ini saya akan bercerita mengenai pilihan saya berkuliah di Teknik Industri Universitas Ma Chung.



Awal memilih jurusan saya merasa ragu-ragu antara akuntansi atau teknik. Saya sering melihat iklan lowongan kerja di koran jurusan akuntansi paling sering dicari. Atas dasar itulah saya juga mempertimbangkan pilihan berkuliah di jurusan akuntansi. Namun disisi lain saya juga ragu-ragu, karena saya menyadari bahwa saya tidak terlalu memahami dasar akuntansi.

Pilihan yang lain adalah berkuliah dengan jurusan teknik. Alasannya memilih jurusan teknik sangat sederhana, karena jurusan saat saya SMA adalah IPA. Saya sangat menyukai pelajaran fisika, kimia, dan matematika, namun tidak terlalu menyukai biologi. Hehehe....... :-D

Pada akhirnya saya mantap memilih kuliah di jurusan teknik. Pilihan pertama untuk kuliah adalah kuliah di jurusan teknik mesin. Kedua adalah teknik perminyakan, dan yang ketiga adalah teknik perkapalan. Semua jurusan itu adalah jurusan yang saya pilih untuk berkuliah di perguruan tinggi negeri, melalui SNMPTN jalur undangan.

Sebelum mendapat jalur undangan, saya sebenarnya telah diterima di Teknik Industri Universitas Ma Chung. Terlebih lagi mendapat Beasiswa penuh. Tawaran yang sangat menggiurkan ya kan. Kalau dapat beasiswa penuh, saya hanya perlu mengeluarkan sedikit biaya untuk kuliah di Universitas Ma Chung. Sudah dapat pendidikan berkualitas, biaya kuliah yang terjangkau, dan dekat dengan rumah (gak capek buat bolak-balik kampus). Kebetulan SNMPTN jalur undangan yang saya pilih ditolak semua. Pilihan PTN yang saya pilih adalah ITB dan ITS. Karena ditolak, maka saya memilih berkuliah di Teknik Industri Universitas Ma Chung.


Kesan pertama masuk Universitas Ma Chung itu proses perkuliahannya menggunakan peralatan IT yang canggih. Selain itu belajar bahasa mandarin selama 1 tahun itu wajib, kesan yang didapatkan adalah mahasiswanya jadi mahir berbahasa mandarin.  Nah itulah yang menjadi awal berkuliah di Teknik Industri Universitas Ma Chung.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan Tinggalkan Saran dan Kritik Anda, Terima Kasih.